If you need some information regarding on Indonesia Marine regulation please do not hesitate to call me through +62812 6109 566 or email me to operation@diamond-marine-indah.com or singkuai@yahoo.com
We running company for sale and renting yokohama fender and STS equipment, operation area around Indonesia water. Feel free to contact if any inquiry for us.
Ship to ship is one of popular activities for trans shipment in the world to ease and practice operation delivery of oil (crude or finished oil derivatives). In the Malacca strait one of the location appointed by government Indonesia is Nipa water in the 3 operation zones.
Officially that ship to ship was stated into minister of transportation appointed 3 zone area for STS in kepri province whereby we can used without any dispute if the activities perform accordingly. This rely on the minister of transportation decree no 154/2020. Area appointed is Karimun water for STS, Nipa water for Anchorage and STS operation also at area of Nipa on 3 zone area A, B and C area (if you need detail coordinate feel free contact me +628126109566).
If you need further information related on the trans shipment you may contact my number above.
Berita gembira di kuartal kedua tahun 2021 adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia 7.07 % merupakan sebuah kejutan bagi kita semua dan semoga secara instan atau lambat laun akan menular kesemua pelaku usaha.
Untuk pemain Ship to Ship (STS) selaku pahlawan devisa PNBP kami menawarkan jasa untuk melakukan kegiatan tersebut di dalam perairan Indonesia. Ada pun jasa yang kami tawarkan adalah sebagai berikut:
1. Area pelaksanaan STS
2. POEC atau Mooring Master
3. Cargo Surveyor
4. Yokohama fender dgn size yg proporsional sesuai dengan jenis besar dan kecilnya kapal
5. Baby Fender untuk stand by on board yg digantung pada bagian depan dan belakang kapal
6. Flexible Hose menyesuaikan dengan speed/kecepatan pompa mother dan sister vessel
Untuk informasi lanjut silahkan hubungi Irwan Singkuai cell +628126109566.
Good Morning Indonesia
Good news in 2nd quarter of 2021 Indonesia economic growth 7.07% and hope slow or instantly spread to the business players to recover impact of covid 19 effect.
To those ship to ship (STS) players we offer our service officially to conduct this activity in our water of course Indonesia waters, below our service provided for STS:
1. Official area for STS activity
2. POEC or Mooring master
3. Cargo Surveyors
4. Yokohama fenders with proper size equal to the vessel appointed to STS
5. Baby fenders for stand by fender on board installed at in front/abaft
6. Flexible hose according to the pump speed for the mother and sister vessel
For further info you may contact Irwan Singkuai thru +628126109566
Our company is the one of STS operator in Indonesia, if you nee d information regarding STS for your operation do not hesitate to contact me thru +628126109566, We have completed set equipment for STS such LCT, Yokohama Fenders, flexible hose 10 Inch, POAC, mooring master, rigger and surveyor.
YOKOHAMA FENDER AND OPERATION AT OPEN WATER
We are concern on the cost for the ship to ship for the owner, plenty or various cost such
- Port/harbor dues if conducted in regional water belong to nations
- STS Equipment, cargo surveyor, POAC or mooring master and stand by Oil boom
- Tug assist
From three items above when operation conducted in the open water we may eliminate item 1 and 3 so will be reduce 50% cost more. If you interest for this operation you may contact me for further discussion.
Below some of nice views and video whereby hows process and view while operation
Our company is the one of STS operator in Indonesia, if you need information regarding STS for your operation do not hesitate to contact me thru +628126109566, We have completed set equipment for STS such LCT, Yokohama Fenders, flexible hose 10 Inch, POAC, mooring master, rigger and surveyor.
BEBERAPA JENIS (BASICS) OPERASIONAL STS
Secara umum berdasarkan konfigurasi lay out antara kapal
yang satu dengan yang lain, operasi ship to ship transfer / offloading dapat
dibedakan menjadi dua kategori utama sbb;
1.Operasi tandem
offloading – dimana antara kapal yang satu dengan yang lain terletak dalam satu
garis lurus berposisi depan-belakang (dimana haluan kapal yang satu tepat
menghadap buritan kapal yang lain), di claim sebagai konfigurasi yang lebih
aman (safe) namun demikian kurang banyak digunakan (kurang umum).
2.Operasi
double-bank transfer – adalah konfigurasi dimana antara kapal yang satu dengan
yang lain terletak sejajar saling bersebelahan (sisi portside kapal yang satu
berdekatan dengan sisi starboard kapal yang lain), konfigurasi ini yang umum
disebut sebagai konfigurasi ship to ship, dan lebih banyak digunakan.
Adapun operasi double-bank transfer sendiri lebih jauh lagi
secara umum dibedakan ke dalam beberapa jenis double-bank yakni sbb;
a.Double-banked
adrift – adalah konfigurasi operasi ship to ship transfer yang dilakukan pada
saat kedua kapal free float (atau hanyut) biasanya kebanyakan dilakukan di
sepanjang alur channel/sungai ketika traffic tidak padat.
b.Double-banked
anchor – adalah konfigurasi operasi ship to ship transfer yang dilakukan pada
saat salah satu kapal sedang lego jangkar (anchored).
c.Double-banked
moored at Gasport jetty – adalah konfigurasi operasi ship to ship transfer yang
dilakukan pada saat salah satu kapal terikat sandar di jetty terminal.
d.Double-banked
moored at STL Buoy – adalah konfigurasi operasi ship to ship transfer yang
dilakukan pada saat salah satu kapal terikat pada mooring buoy (umumnya
berbentuk Tower York)
Berikut terlihat pada Figure.1 di bawah ini perbedaan
schematic secara umum antara konfigurasi Tandem Off loading dengan Operasi ship
to ship transfer (double-banked)
BEBERAPA HAL DASAR YANG PERLU DIPASTIKAN
SEBELUM PELAKSANAAN OPERASI STS OIL OR GAS TRANSFER
1.Adanya
Protocol, Manual & SOP (Standard operating Procedures) yang sudah di
approved oleh pihak Classification Society dan sertifikasi kelaikan “fit for
purpose”oleh standard industry dan international, juga secara umum telah di
assess dan bisa diterima oleh major P&I clubs.
2.Adanya standard
thoughrough Risk Assessment Study yang mencakup semua aspek dan potensi hazard
sepanjang operasional STS lengkap dengan rencana mitigasi masing-masing.
3.Adanya Study
Kompatibilitas diantara dua kapal, ini adalah salah satu bagian yang paling
menentukan dari keseluruhan Risk Assessment Study, study ini mencakup (tapi
tidak terbatas pada) hal-hal dan aspek sebagai berikut di bawah ini;
-Susunan
manifold dari kedua kapal – mencakup issue-issue penempatan (exact location),
jarak spacing diantara pipa outlets, ketinggian posisi center line pipa dari
air laut, dll
-Penempatan
Hose support saddles dan Design Paramter dari Cryogenic transfer hoses
-Konfigurasi
mooring arrangement diantara keduanya – mencakup issue-issue panjang overlap cakupan mooring diantara kedua kapal, mooring alignment diantara keduanya.
-Design
parameter mencakup jumlah dan size & diameter minimum dari Yokohama
fenders, dll
-Kompatibilitas dari ESD (Emergency Shut Down) system (termasuk quick
release couplings) pada kedua kapal i.e berbasis pneumatic,optic cables, etc
-Communication system and platform diantara kedua kapal i.e VHF Radio,
PA, dll
-Teamwork
coordination, dll
4.Semua
peralatan pendukung operasional STS haruslah memiliki Type Approval dari
Classification Society, dan sertifikasi kelaikan “fit for purpose”oleh standard
industrydan international (API, ASME,
ISO, dll), juga secara umum telah di assess dan bisa diterima oleh major
P&I clubs.
Adapun peralatan-peralatan pendukung yang dimaksud adalah
mencakup (tapi tidak terbatas pada) peralatan sbb;
-Flexible
Cryogenic transfer hoses, support saddles, lifting bracket, etc
Design parameter yang perlu diperhatikan dalam pemilihan
cryogenic hoses adalah custom designed hose saddles yang mampu mendistribusi
beban berat hoses merata pada manifold, dan dengan minimum bending radius untuk
memastikan bentuk catenerary yang sempurna yang memungkinkan unimpeded flows
sepanjang transfer operation.
-“Dry-break”
Emergency release couplings
-Cargo
control system (including mimic board)
-Integrated
ESD System
-Hose
handling cranes
-Yokohama
fenders
-Mooring
system and arrangements, i.e. mooring wires dan dyneema mooring lines
-Rigging
equipment, dll
5.Sea-state
(kondisi perairan pelayaran) adalah salah satu faktor yang paling critical
dalam setiap pelaksanaan operasional STS cargo transfer, dimana kondisi
pelayaran yang rough dalam arti ketinggian gelombang dan periodical gelombang
yang tinggi dapat menyebabkan cargo sloshing yang pada akhirnya meningkatkan
resiko kerusakan cargo containment system. Untuk itu perubahan kondisi
meteorogical di daerah pelayaran setempat akan selalu dimonitor setiap saat,
jika kondisi perairan diperkirakan akan memburuk maka operasi STS akan segera
dihentikan sebelum kondisi benar-benar memburuk.
6.Adanya /
tersedianya peralatan rambu navigasi penunjang yang cukup untuk menjamin
keselamatan pelayaran /traffict pada saat pelaksanaan operasional STS transfer.
Meski suhu politik meninggi dijakarta dan cuaca perekonomian yang saat ini tengah rehat banyak karena dari kepala hingga kaki pada peggal semua. Satu hal yang membedakan dengan prediksi ekonomi adalah Ekonomi itu sendiri tidak bisa diprediksi pas oleh siapa saja meski pakar ekonomi sekalipun. Sekarang topic diatas sudah menjulur kemana-mana alias mismatch antara judul dengan tulisan, mohon sabar ibarat pantun inikan baru sampirannya belum isinya.
Keyakinan saya bahwa pemakaian yokohama pneumatic fender hanya terbatas pada kalangan yang melakukan kegiatan ship to port dan ship to ship saja dan sangat tidak lumrah bagi kalangan umum jika mendengar yokohama bisa jadi yang ada dibenak mereka adalah sebuah kota yang memiliki tingkat historis yang tinggi pada saat perang dunia ke dua atau merk ban yang terkenal. Tak kenal maka tak sayang kata orang wajar saja. Akan tetapi bagi pelaku usaha kepelabuhanan dan ship to ship fender atau dapra adalah kata yang sangat familiar atau dapat kami sebut fender ini seperti toilet disaat orang sedang buang hajat dapat dibayangkan apabila toilet tidak ada disaat ada hendak buang hajat.
Fender dengan berbagai jenis dan manfaatnya sudah terasa pada saat kapal akan menempel didermaga atau saat posisi kapal akan melakukan ship to ship ganda atau triple ditengah laut, seberapa tinggi ombak tetap ship owner (pemilik kapal), class dan safety membutuhkan fender dalam melancarkan kegiatan tersebut dan tidak jarang juga faktor ini diabaikan sehubungan dengan adanya tambahan biaya untuk pengadaan fender tersebut. Pernah beberapa kasus pemakaian yokohama pnuematic fender dilaporkan sobek (torn) sehingga mengganggu kinerja proses ship to ship. Ada beberapa hal penyebab terjadi kerusakan pada yokohama pneumatic fender sebagai berikut:
1. Over capacity (kelebihan beban)
2. Permukaan sentuh lambung kapal
3. Volume udara yang tidak memadai pada yokohama pneumatic fender
4. Pemakaian sling (kawat serabut) yang sudah tidak baru lagi
5. Usia fender dan kurang perawatan
Sobek Pada Body Yokohama Pneumatic Fender Mungkinkah diperbaiki
Definisi sobek pada body yokohama pneumatic fender adalah apabila terjadi kebocoran sehingga secara perlahan yokohama pneumatic fender (YPF) tidak berfungsi. Ada tiga lapisan body YPF sebagai benteng sebelum chain body net mengcover fungsinya yakni Bagian lapisan dalam, bagian lapisan tengah dan lapisan luar. Pertanyaankami jawab bahwa sobek pada Yokohama Pneumatic Fender (YPF) bisa diperbaiki meski sepanjang apapun akan tetapi pola perbaikannya tidaklah seperti proses penambalan ban dalam truk yang seperti biasa kita temui dipinggir jalan dibutuhkan profesional yang memang sudah pernah melakukan perbaikan tersebut dan memilik garansi perbaikannya. Untuk itu jangan biarkan aset anda tebuang percuma hanya karena bocor atau sobek. Jika anda memiliki YPF yang bocor atau sobek dapat menghubungi saya ke +628126109566.
Kami akan berikan garansi dua tahun jika YPF anda kami perbaiki dan akan berfungsi seperti biasanya dan kami akan assist proses pemasangan kembali pada lokasi pemasangannya jika dibutuhkan dan hal ini telah kami lakukan kebeberapa titik lokasi pemakaian YPF diseluruh Indonesia, saya pikir tidaklah harus kita gengsi untuk melakukan perbaikan jika memang dibutuhkan mengingat harga YPF sangat mahal dan bukan harganya saja yang harus diperhatikan akan tetapi proses pengiriman sehingga sampai dilokasi pemakaian sudah memakan biaya hampir 25-30 persen harga beli YPF tersebut.
Perawatan Rutin Yokohama Pneumatic Fender
Mencegah lebih baik dari pada mengobati itulah kata yang bijak dalam rangka menjaga aset YPF anda bukankah toilet yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi anda dibandingkan toilet kotor. Demikian juga dengan YPF anda. Bagaimanakah perawatan YPF yang baik? ini pertanyaan yang sering dilaporkan kepada kami, tentu perawatan tersebut tidak rumit sangat secara berkala setahun sekali tidak salah anda mengundang kami untuk melakukan perawatan berkala sehingga diketahui lebih dini potensi kerusakan yang akan terjadi pada YPF sekali lagi tidak salah anda menghubungi kami ke +628126109566 jika YPF anda membutuhkan perawatan.
Demikian tulisan ini kami buatkan dengan harapan semoga terjalin komunikasi antara pihak kami dengan pihak anda sehingga kita bisa ciptakan iklim bahwa yokohama pneumatic fender bukan barang yang susah untuk dicari, diperbaiki dan dirawat. Semoga bisnis dunia laut semakin memenuhi harapan kita semua yang muaranya demi kamajuan dunia laut negara kita.
Thanks and have a nice day.
Irwan Singkuai
16 November 2016